1. Keterbatasan Ruang Muat Armada Ekspedisi

Armada logistik (pesawat kargo, truk boks, dan van ekspedisi) memiliki dua batasan fisik mutlak: kapasitas berat (tonase) dan kapasitas volume kubikasi ruang.

Barang-barang seperti kerupuk, bantal, helm, boneka, atau gulungan busa memiliki berat timbangan fisik yang sangat ringan, namun menghabiskan ruang kargo yang sangat luas. Jika kurir hanya menagih berdasarkan berat aktual timbangan, armada kargo akan penuh sebelum kapasitas muatan tercukupi secara ekonomis.

2. Standar Formula ASPERINDO & IATA

Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) serta IATA menetapkan rumus baku:

Berat Volumetrik (kg) = (Panjang cm x Lebar cm x Tinggi cm) / 6000

Kurir akan membandingkan antara berat aktual (timbangan fisik) dengan berat volumetrik, dan mengenakan tarif berdasarkan angka yang paling besar (billable weight).

3. Tips Menekan Biaya Ongkir

Gunakan kardus pas ukuran (snug-fit) dan hindari penggunaan gumpalan kertas atau bubble wrap berlebihan yang membuat dimensi kemasan membesar tanpa alasan fungsional.